Makanan Penyubur Kandungan Agar Anda Cepat Hamil

Sebenarnya para ahli masih memperdebatkan kaitan antara makanan dengan kehamilan karena nyatanya ada wanita yang bisa hamil walau tidak mengonsumsi makanan penyubur kandungan. Tapi untuk beberapa wanita yang sulit hamil, mungkin mereka butuh asupan gizi yang lebih terarah untuk menyuburkan kandungan. Hal itu sejalan dengan pemikiran para ahli yang pro terhadap hal ini. Mereka mengatakan apa yang Anda makan turut memengaruhi tubuh Anda.



Berikut jenis makanan yang mungkin bisa membantu menyuburkan kandungan Anda:
Daging. Anda bisa mengonsumsi daging sapi dan ayam rendah lemak. Selain mengandung banyak protein, juga termasuk makanan kaya zat besi. Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari tiga porsi tiap hari. Menurut penelitian, berlebihan mengonsumsi protein hewani justru bisa menurunkan kesuburan.
Tumbuh-tumbuhan berprotein. Jika Anda seorang vegetarian atau ingin mencari alternatif makanan berprotein lainnya, Anda bisa mengonsumsi kedelai (tempe atau tahu), kacang polong, atau kacang tanah. Selain lebih murah, makanan ini juga lebih rendah lemak dan kalori ketimbang daging sehingga bobot tubuh bisa tetap terjaga. Menurut para ahli, mengonsumsi protein hewani dan nabati bisa meningkatkan kesuburan Anda.
Ikan. Zat yang baik untuk mengoptimalkan kinerja reproduksi Anda yaitu asam lemak omega-3. Zat tersebut bisa ditemukan pada ikan seperti salmon, sarden, dan ikan lele. Namun ada kehawatiran ikan dapat terkontaminasi oleh merkuri, zat yang bisa berbahaya bagi kandungan. Tapi Anda tidak perlu khawatir jika jenis ikan memiliki kadar merkuri yang sedikit. Untuk amannya, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsinya lebih dari 12 ons dalam seminggu. Jika Anda masih khawatir atau tidak suka dengan ikan, Anda bisa mendapatkan manfaat omega-3 dari almond, kenari, dan telur yang diperkaya omega-3 atau DHA.
Produk susu. Selain baik bagi kesehatan tulang, produk olahan susu seperti susu, keju, yoghurt, juga kemungkinan bagus untuk kesuburan kandungan Anda. Pilih produk yang rendah lemak atau bebas lemak.
Karbohidrat kompleks. Mungkin selama ini karbohidrat yang Anda konsumsi hanya produk padi-padian yang telah disuling atau karbohidrat olahan seperti nasi putih dan roti tawar putih. Coba sekarang ganti dengan produk yang terbuat dari biji-bijian utuh atau karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti tawar gandum atau sereal biji-bijian utuh. Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh memiliki nutrisi penting untuk kesuburan seperti vitamin B, antioksidan dan zat besi. Nutrisi tersebut telah hilang pada karbohidrat olahan.
Lagipula ada penelitian yang mengatakan, mengonsumsi karbohidrat olahan bisa meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Peningkatan tersebut bisa mengganggu hormon reproduksi dan mengacaukan siklus menstruasi. Padahal, kedua hal itu harus berjalan normal jika Anda ingin hamil. Namun sebaliknya jika Anda mengonsumsi karbohidrat kompleks.
Makanan mengandung zinc. Zat ini sangat penting jika Anda ingin hamil. Zinc bisa memperlancar siklus menstruasi dan meningkatkan produksi sel telur yang berkualitas. Sumber terbaik zinc bisa ditemukan pada tiram. Namun, jika Anda sulit mencarinya atau tidak menyukainya, Anda bisa mengambil manfaat zinc, walau dalam kadar lebih sedikit, pada telur, produk susu, biji-bijian utuh, daging sapi, dan ayam.
Ubi. Makanan ini kaya akan vitamin yang baik untuk kesuburan. Walau belum pasti, menurut beberapa penelitian, kemungkinan ubi memiliki zat yang bisa merangsang ovulasi.
Sebagai asupan tambahan, Anda bisa mengonsumsi vitamin khusus atau multivitamin untuk menutupi kekurangan nutrisi yang mungkin tidak bisa Anda dapatkan semuanya dari makanan penyubur kandungan saja. Konsultasikan hal ini kepada dokter kandungan agar Anda mendapatkan vitamin yang tepat.Dengan mengonsumsi makanan penyubur kandungan selama 3 hingga 12 bulan, kemungkinan bisa membantu menyuburkan kandungan Anda. Selama proses ini, sebaiknya hindari makanan seperti mengonsumsi ikan tinggi merkuri (ikan kembung dan tuna), makanan mengandung lemak jenuh, kafein, makanan mentah, dan produk susu sapi yang belum dipasteurisasi. Walau belum dibuktikan ada makanan yang secara signifikan dapat meningkatkan tingkat kesuburan, tiap wanita bisa mengatur pola makannya agar lebih sehat.

MENJAGA ALAT REPRODUKSI WANITA



Kesehatan merupakan salah satu elemen penting yang akan mempengaruhi kualitas kehidupan seseorang. Menjaga kesehatan membutuhkan usaha dan pengetahuan agar mendapatkan hasil yang optimal.
Sistem reproduksi pada wanita merupakan bagian tubuh wanita yang sangat rentan dan mudah terinfeksi penyakit serta mengalami luka. Karena itulah, setiap wanita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kondisi alat reproduksi mereka tetap dalam kondisi yang sehat dan bebas penyakit. Sistem reproduksi seorang wanita dirancang dengan sedemikian rupa oleh Sang Pencipta sehingga mampu melaksanakan berbagai fungsi sehingga mampu memungkinkan sebuah kehidupan baru terbentuk secara normal dan sempurna.


Alat reproduksi wanita teridri atas dua bagian utama yakni alat reproduksi bagian luar serta alat reproduksi bagian dalam.
1. Alat Reproduksi Bagian Luar
Alat reproduksi wanita bagian dalam terdiri atas beberapa bagian, di antaranya:
  • Bibir kemaluan atau labia mayora adalah daerah yang berambut. Bagian ini memiliki fungsi utama sebagai pelindung dan juga menjaga agar bagian dalam pada alat reproduksi wanita tetap berada dalam keadaan lembab.
  • Bibir dalam kemaluan atau labia minora merupakan daerah yang tidak memiliki rambut. Bagian ini memiliki jaringan serat sensorik yang luas dan sangat peka karena mengandung ujung saraf.
  • Vagina merupakan rongga penghubung antara alat reproduksi wanita bagian dalam dengan alat reproduksi bagian dalam.
2. Alat Reproduksi Bagian Dalam
Alat reproduksi wanita bagian dalam terdiri atas beberapa bagian, yakni:
  • Vagina bagian luar merupakan area yang digunakan sebagai jalan keluar bagi darah ketika mengalami haid dan juga menjadi jalan keluar bagi bayi ketika dilahirkan. Area ini memiliki sifat yang sangat lentur sehingga tubuh bayi dapat keluar melalui area ini.
  • Leher rahim atau serviks merupakan area penghubung antara vagina dengan rahim.
  • Rahim atau uterus merupakan tempat bagi sel telur yang telah dibuahi tumbuh di dalam rahim selama masa kehamilan. Jika tidak dibuahi, sel telur akan menempel pada area dinding rahim. Dinding rahim yang terus ditempeli oleh sel telur lama kelamaan akan menebal dan meluruh kemudian mengalir keluar dalam bentuk darah. Kondisi tersebut disebut dengan siklus menstruasi.
  • Saluran telur atau tuba falopi merupakan dua saluran yang terletak pada sebelah kanan dan kiri rahim dan memiliki fungsi sebagai penghubung rongga rahim dengan indung telur.
  • Dua buah indung telur atau ovarium merupakan area yang memproduksi sel telur dan hormon pada perempuan yaitu hormon estrogen dan progesteron. Berkat pengaruh dari kedua hormon tersebut, sekitar satu sampai dua sel telur masak setiap bulannya. Kemudian sel telur tersebut dilepaskan ke dinding rahim. Dinding rahim akan menebal, yang seharusnya tempat tersebut digunakan untuk bersarang sel telur yang sudah dibuahi.
Selain beberapa anatomi alat reproduksi yang telah disebutkan tersebut, wanita juga memiliki beberapa organ seksual, salah satunya adalah G-spot. G-spot merupakan area yang berada di balik tulang pubis wanita. Ketika area tersebut dirangsang atau mengalami sentuhan maka akan timbul sensasi luar biasa pada perempuan. Bahkan banyak terapis seksual menyarankan untuk menemukan titik G-spot dengan cara memasukkan jari-jari ke dalam vagina dengan telapak tangan menghadap ke depan, di mana jari tengah akan mengeksplorasi area tersebut.Cara Menjaga Kesehatan Alat Reproduksi Pada Wanita
Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, alat reproduksi wanita memiliki banyak fungsi untuk mendukung proses reproduksi terjadi. Sayangnya, jika tidak dijaga dengan seksama, alat reproduksi wanita sangat rentan terkena berbagai macam penyakit. Karena itulah, sebagai wanita Anda harus pintar dan rajin menjaga kesehatan alat reproduksi Anda sehingga berbagai macam penyakit dapat dicegah. adapun berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan alat reproduksi wanita adalah:
1. Bersihkan Bagian Luar Vagina Setelah Buang Air
Hal yang paling sederhana untuk menjaga kebersihan alat reproduksi adalah selalu membersihkan area vagina luar setelah buang air kecil atau buang air besar. Gunakan air untuk membasuh area tersebut agar kuman-kuman yang berasal dari kotoran atau air kencing tidak masuk ke area alat reproduksi.
2. Sering Ganti Pembalut Saat Haid
Darah merupakan media yang paling efektif untuk tempat perkembangan kuman. Karena itu ketika Anda haid usahakan agar Anda selalu mengganti pembalut setidaknya 4 jam sekali. Cara tersebut mencegah perkembangan kuman pada pembalut yang telah terkena darah haid sehingga kuman tidak masuk ke area reproduksi.

3. Hindari Menggunakan Sabun pada Alat Kelamin
Alat reproduksi wanita telah dirancang sedemikian rupa dalam keadaan lembab. Jika Anda memiliki kebiasaan mencuci alat kelamin menggunakan sabun maka mulai sekarang hentikan kebiasaan tersebut. Mencuci alat kemaluan menggunakan sabun akan menyebabkan kulit kering dan mengalami iritasi kemudian muncullah reaksi gatal-gatal. Bahkan kandungan pewangi, buih, dan juga berbagai bahan kimia dalam sabun bisa menyebabkan gangguan sistem reproduksi.
4. Hindari Sering Berlatih Douching
Douching atau kebiasaan memasukkan jari agar terjadi proses ejakulasi bisa menyebabkan iritasi kulit. Perlakuan tersebut juga bisa menyebabkan kondisi alat reproduksi menjadi tidak sehat sebab bisa saja jari tidak dalam keadaan bersih.
5. Bersihkan Alat Kelamin Sebelum dan Sesudah Berhubungan Intim
Bagi anda pasangan suami istri, Anda harus mulai membiasakan diri untuk membersihkan alat kelamin Anda sebelum dan sesudah melakukan hubungan intim. Gunakan air untuk menjamin kebersihan saat berhubungan intim secara optimal. Jika bisa, usahakan untuk buang air kecil setengah jam sebelum melakukan hubungan intim untuk mengurangi resiko infeksi pada kandung kemih.
6. Ganti Celana Dalam Setiap Hari
Untuk menjaga kebersihan organ reproduksi dan juga mencegah resiko perkembangan kuman, Anda harus berganti celana dalam setidaknya 2 kali sehari. Intensitas mengganti celana dalam juga harus lebih sering jika Anda mengalami keputihan. Akan lebih baik jika Anda memakai panty liner untuk mencegah cairan keputihan menempel pada celana dalam sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman.
7. Jaga Kebersihan Alat Cukur
Jika Anda memiliki kebiasaan mencukur rambut pada kemaluan, pastikan pencukur yang Anda gunakan benar0benar bersih. Penggunaan alat cukur yang tidak higienis bisa menyebabkan infeksi bahkan pada beberapa kasus bisa menyebabkan bisul.
8. Bedakan Tanda-tanda Keputihan
Keputihan bisa menjadi suatu kondisi yang biasa saja pada wanita. Namun pada beberapa kasus, keputihan juga bisa menandakan adanya penyakit pada alat reproduksi. Sebagai wanita, Anda harus memperkaya pengetahuan. Bedakan antara keputihan normal dengan keputihan yang menandakan gejala penyakit tertentu. Jika keputihan menunjukkan intensitas yang berlebih, berwarna kekuningan, kehijauan, atau berdarah sebaiknya Anda segera memeriksakan diri secara medis.
9. Jangan Merokok
Merokok ternyata tidak hanya menyebabkan gangguan pernapasan dan penyakit jantung saja. Merokok ternyata juga dapat memicu kerusakan pada alat reproduksi wanita. Kebiasaan merokok bisa menyebabkan kerusakan pada bagian ovarium. Padahal ovarium tersebut sangat penting untuk proses pembuahan sel telur. Maka jangan heran jika banyak wanita yang kesuburannya terganggu akibat memiliki kebiasaan merokok. Ovarium yang rusak kemungkinan besar akan mengakibatkan kegagalan dalam proses pembuahan.
10. Pola Hidup Sehat
Untuk menjaga kesehatan alat reproduksi wanita, Anda juga harus menerapkan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan, mengontrol berat badan, serta melakukan diet sehat. Jaga berat badan berada dalam kondisi ideal. Tubuh dengan berat badan berlebih biasanya akan memiliki masalah dalam siklus menstruasi. Sementara itu, tubuh yang terlalu kurus bisa menyebabkan produksi hormon estrogen terhambat.
11. Lakukan Pemeriksaan Rutin Alat Reproduksi
Kebanyakan wanita merasa malu dan risih jika harus memeriksakan alat reproduksi mereka ke dokter. Maka tidak heran, banyak kasus keterlambatan diagnosis terhadap penyakit pada reproduksi karena para wanita enggan memeriksakan kesehatan alat reproduksi mereka. Selain melakukan pemeriksaan rutin, Anda juga perlu memperhatikan siklus menstruasi Anda. Jika masa menstruasi Anda terjadi dalam siklus yang tidak menentu serta dalam kurun waktu yang lama maka segera lakukan pemeriksaan medis.

12. Lakukan Hubungan Seksual yang Aman
Beberapa jenis penyakit menular, salah satunya penyakit seksual bisa menyebabkan dampak buruk seperti hilangnya kesuburan karena anatomi reproduksi mengalami kerusakan. Untuk itu, pastikan agar Anda selalu melakukan hubungan seksual yang aman. Sebagian besar penyakit pada organ reproduksi tidak menunjukkan gejala awal yang terlihat langsung. Kondisi tersebut memungkinkan bakteri ataupun virus merusak organ reproduksi Anda sebelum Anda menyadarinya.
Demikian cara menjaga kesehatan alat reproduksi pada wanita yang perlu dilakukan. Bisa dikatakan, keberlangsungan hidup umat manusia sangat bergantung wanita dan juga organ reproduksinya. Karena itu, pahamilah bagaimana pentingnya menjaga dan merawat organ reproduksi tersebut dengan baik dan benar.

MENGHITUNG MASA SUBUR



Masa subur wanita setelah menstruasi adalah masa atau fase yang cukup penting bagi para wanita pribadi ataupun bagi para pasangan suami istri. Pasalnya bagi sepasang suami istri masa subur ini adalah masa atau fase yang paling tepat untuk melakukan hubungan suami istri jika ingin memiliki keturunan. Hal ini dikarenakan wanita tengah berada pada puncak kesuburannya sehingga prosentase kehamilan sangat tinggi. Apalagi jika ditambah sperma dari pria sedang berada pada kondisi yang prima, sehingga hasilnya akan lebih maksimal. Sayangnya masih banyak pasangan yang belum menyadari atau bahkan belum tahu kapan masa subur ini akan datang. Untuk itu kami akan mencoba membagikan informasi tentang bagaimana cara menghitung dan menentukan masa subur atau ovulasi, selamat membaca.

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Menstruasi dengan Cara Matematis

Pada umumnya ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk menghitung dan menentukan kapan Anda (wanita) mengalami masa subur. Cara yang paling mudah mungkin adalah dengan menggunakan kalkulator masa subur. Dan saat ini Anda pasti bisa mendapatkannya dengan mudah baik secara online ataupun dalam bentuk aplikasi pada gadget Anda. Namun pada dasarnya penghitungan masa subur secara manual pun tidak terlalu sulit, karena rumusnya pun cukup sederhana.
Masa subur wanita setelah menstruasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu puncak masa subur dan masa subur biasa. Di mana puncak masa subur biasanya akan terjadi pada 13 hari setelah seorang wanita mengalami haid hari pertama. Sedangkan masa subur biasa akan terjadi kurang lebih tiga hari setelah atau sebelum menuju puncak masa subur tersebut. Ok. Supaya lebih mudah kami akan berikan contoh bahwa haid hari pertama adalah tanggal 10.
Dengan demikian diketahui bahwa puncak masa subur diperkirakan akan terjadi pada tanggal 23 bulan itu. Sedangkan masa subur biasa akan terjadi pada tanggal 20, 21, 22 dan tanggal 24, 25, 26. Dan kesimpulannya pada bulan itu masa subur wanita terjadi mulai tanggal 20 sampai tanggal 26. Akan tetapi rumus menentukan masa subur wanita setelah menstruasi tersebut hanya berlaku bagi wanita yang memiliki siklus haid teratur. Lalu bagi wanita yang tidak memiliki siklus haid teratur, bagaimana cara menghitungnya?

Menghitung Masa Subur Wanita Setelah Haid yang Siklusnya Tidak Teratur

Nah, bagi para wanita yang siklus haidnya tidak teratur, Anda harus melakukan penghitungan yang agak sedikit rumit. Pasalnya Anda harus mencatat dan mengingat siklus haid Anda sekurang-kurangnya selama 6 bulan terakhir. Jika sudah, tentukan kapan siklus terpendek Anda dan siklus terpanjang Anda. Kemudian untuk siklus terpanjangnya kurangi dengan 11, dan hasilnya adalah hari subur terakhir pada siklus haid terakhir Anda. Sedangkan siklus terpendek dikurangi 18 dan Anda akan mendapatkan hari pertama masa subur Anda pada bulan tersebut.
Ok. Supaya Anda lebih paham kami akan berikan contoh nyatanya. Misalnya siklus haid terpanjang Anda adalah 31 hari dan siklus terpendeknya adalah 26 hari. Maka dari itu 31 – 11 = 20 dan 26 – 18 = 8. Dengan demikian bisa ditentukan bahwa masa subur Anda pada bulan tersebut bisa terjadi mulai dari hari ke-8 sampai hari ke-20.

Comments

Recent

Popular

Featured